The neon lamp

18 Nov

Kamar mandi di rumah saya bukanlah kamar mandi mewah, bahkan tidak bisa dibilang nyaman. Kloset jongkok, bak mandi dan gayung serta lampu neon panjang yang kalau listrik tidak stabil hanya kedap-kedip tak mau menyala. Sangat tradisional.

 

Sore itu saya pulang, seusai keliling naik motor seharian bersama suami, berjuang menawarkan bisnis kami yang baru seumur jagung. Menghadapi berbagai ketidakpastian dan sebagian malah penolakan.

 

Lelah, kecewa dan hampir putus asa.

 

Saya memutuskan untuk masuk ke kamar mandi dan mengguyur semua perasaan gundah saya. Tombol lampu ditekan, namun kamar mandi tetap gulita. Lampu itu tidak menyala.

Karena paham betul karakteristik lampu itu-yang sering membutuhkan waktu panjang untuk berpikir sebelum akhirnya menyala terang, saya pun masuk ke kamar mandi.

Namun lampu itu tak kunjung menyala. Saat saya berpikir untuk memvonis mati si lampu, mendadak muncul semburat merah di ujung-ujung lampu. Berarti lampu itu tidak putus.

 

Saya kembali diam dan menunggu, si lampu mulai berkedip-kedip, berusaha untuk menyala. Lama sekali ia mengerjap, seperti seseorang yang berusaha keras untuk bangun dan membuka mata.

Akhirnya, dengan semangat ia pun menyala. Dan entah bagaimana caranya, nyala lampu itu berbicara kepada saya;

bahwa menyerah bukanlah pilihan saya saat ini. Seperti lampu itu yang pelan-pelan menyeruak untuk menjadi cahaya, usaha saya pun akan bersinar jika saya tidak menyerah dan meninggalkannya.

 

Proses memang yang paling berat. Tanpa proses, lampu itu tak akan menyala terang.

Dan selama lima menit yang amat berharga, lampu itu berbicara pada saya supaya saya terus berjuang,

konsisten pada diri sendiri dan konsisten pada perjuangan saya. Karena baik atau buruk, perjuangan saya pasti ada hasilnya

2 Responses to “The neon lamp”

  1. Richard Fang @ Jurus Grafis November 25, 2009 at 22:46 #

    ha! keren sil! jadi mikir juga gue hahaha

    • singingbelly November 25, 2009 at 23:03 #

      Yup, yup.. pas itu juga gua ampe lamaaaa banget cengo di kamar mandi.. hahaha. Sampe sekarang g suka senyam-senyum ngeliatin tuh lampu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: