If you can’t appreciate it then don’t underestimate it.

18 Feb

If you can’t appreciate it then don’t underestimate it.

Kemarin saat sedang getol-getolnya membuat kue, saya meng-unseal satu kaleng blue band kemasan 500 gram. Hari sebelumnya saat saya sedang membuka kaleng mentega, babe saya tercinta sempat orasi panjang lebar soal betapa tajamnya tutup kaleng dan bagaimana saya harus berhati-hati karena si tutup kaleng itu kalau salah pegang bisa mengiris jari saya. Sambil diceramahi seperti itu saya sempat berpikir, yah saya juga tahu lah. Toh proses buka kaleng seperti ini bukan pertama kalinya saya lakoni.

Dan terjadilah hal itu, jempol kanan saya mendadak menancap di segel kaleng yang sedang saya buka (karena segelnya terbuat dari seng atau sejenis alumunium, jadinya tajam sodara-sodari).

Betul-betul karma, pikir saya karena pada saat itu saya sangat amat meng-underestimate si segel kaleng. Sebegitu saya pikir hal seperti itu tidak berbahaya, tiba-tiba jempol kanan saya berdarah.

Terpotong, bukan tergores lho ya. Lukanya lumayan dalam sampai menghentikan darahnya aja perlu 5 menit. Karena itulah saya seketika belajar, kalau kita tidak menyukai sesuatu, sedikitnya jangan meremehkannya.

Kalau tidak bisa dihargai ya jangan diremehkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: