Death and What To Do About Life?

6 Oct

Dua minggu yang lalu, secara impulsif saya membeli buku Si Cacing Dan Kotoran Kesayangannya. Sudah berkali-kali saya dengan curang membaca gratis sebagian isinya di toko buku dan buku ini tidak pernah gagal memberi semangat baru setiap saya merasa down.

Di buku ini ada 1 cerita tentang pengusaha dan 4 istrinya.

Pada saat si pengusaha sekarat sudah di ambang ajal, dia memanggil istri keempatnya yang selebritis, paling muda, paling cantik dan paling disayang.

“Sayangku,” katanya, “Dalam satu-dua hari lagi aku akan meninggal. Setelah mati, aku akan kesepian tanpa dirimu. Maukah engkau ikut bersamaku?”

“Tidak mau!” jawab si istri keempat. “Aku akan tetap di sini. Aku akan berdoa saat pemakamanmu, tapi tidak lebih dari itu.” Dia pun bergegas keluar dari kamar suaminya.

Si pengusaha sakit hati, istri kesayangannya ternyata tidak mencintainya sebesar cinta yang ia berikan kepadanya. Padahal selama ini istri keempatnya itu selalu ia perhatikan, selalu ia bawa sebagai pendamping dalam setiap acara penting.

 

Dia lalu memanggil istri ketiganya, yang dinikahinya saat dia separuh baya. Istri ketiganya telah memberi dia banyak kebahagiaan dan dulu si pengusaha cukup susah payah menggaetnya. Dia adalah perempuan menarik yang didambakan oleh semua pria, dan sangat setia. Dia telah memberikan rasa aman untuk si pengusaha.

“Manisku,” kata si pengusaha, “tak lama lagi aku akan meninggal. Setelah kematian aku akan kesepian tanpa kamu. Maukah kau ikut bersamaku?”

“Sama sekali tidak!” kata si istri ketiga yang menggairahkan itu dengan gaya bisnisnya. “Mana bisa seperti itu? Aku akan mengadakan upacara pemakaman yang mewah buatmu, tapi setelah upacara selesai aku akan pergi bersama putramu.”

 

Rencana perselingkuhan istri ketiga membuat si pengusaha shock. Dia mengusir istri ketiga lalu memanggil istri keduanya, yang sudah hidup lama dengannya. Istri keduanya tidak begitu menarik tapi selalu ada di sisi suaminya untuk membantu memecahkan masalah dan memberi nasihat, dia adalah sahabat yang paling terpercaya.

“Istriku,” kata si pengusaha sambil menatap ke mata istrinya, “sebentar lagi aku akan meninggal dunia. Setelah mati aku akan kesepian tanpamu. Maukah engkau ikut bersamaku?”

“Maafkan aku,” kata istri kedua dengan penuh penyesalan, “aku tak bisa pergi bersamamu. Aku akan menemanimu sampai di sisi lubang kubur, tapi tidak lebih dari itu.”

 

Hati si pengusaha hancur oleh penolakan yang bertubi-tubi. Akhirnya dia memanggil istri pertamanya, yang telah diabaikan selama bertahun-tahun, terutama setelah ia bertemu dengan istri ketiga yang memikat dan istri keempat yang selebritis. Dia merasa tidak enak hati saat melihatnya berpakaian lusuh dan begitu kurus.

“Sayangku,” katanya dengan nada memohon, “sebentar lagi aku akan meninggal. Setelah mati aku akan kesepian tanpamu. Maukah kau ikut bersamaku?”

“Tentu saja aku akan pergi bersamamu,” jawab istri pertama dengan mantap. “Aku akan selalu bersamamu dari satu kehidupan ke kehidupan lainnya.”

Istri pertama adalah karma. Istri kedua adalah keluarga. Istri ketiga adalah kekayaan. Istri keempat adalah kemahsyuran.

 

Hehehe.. setiap kali baca cerita ini saya selalu merinding.

Kehidupan itu tidak berlangsung selamanya, setiap membaca cerita ini saya selalu diingatkan bahwa yang terpenting dalam hidup bukanlah berapa jumlah kekayaan yang saya punya, tapi apa saja yang sudah saya lakukan selama hidup.

Seperti yang dibilang Steve Jobs,

“Your time is limited, so don’t waste it living someone else’s life. Don’t be trapped by dogma – which is living with the results of other people’s thinking. Don’t let the noise of other’s opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. They somehow already know what you truly want to become. Everything else is secondary.”

 

RIP Steve Jobs, you’ve done an insanely great work.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: